5 Hal Dasar Untuk Meningkatkan Diri

Aan Setianto
3 min readJul 4, 2020

Sukses adalah sudut pandang. Ia bisa jadi mempunyai definisi yang berbeda pada setiap orang. Tetapi mungkin ia mempunyai persamaan, bahwa sukses itu adalah sebuah pencapaian. Saya belum pernah menjumpai seseorang yang tidak berkeinginan untuk sukses. Namun betapa banyak orang ingin menjadi sukses tanpa mau melakukan usaha untuk menuju kesana. Kalaupun ada di antara mereka yang mau, bahkan mereka tidak tahu cara memulainya.

Improvement begins with I

Musuh kesuksesan yang terbesar bukanlah latar belakang atau darimana kamu berasal, misalnya kamu dilahirkan dari keluarga yang miskin di kampung terpelosok. Bukan dari orang lain, bukan juga dari pemerintah. Musuh kesuksesan terbesar adalah diri KAMU sendiri. Kecuali jika mindsetmu berubah, tidak akan ada yang berubah.

Semua dimulai dari meningkatkan dirimu sekarang menjadi lebih baik, dibandingkan dengan setiap waktu yang telah berlalu.

1. Temukan versi terbaik dirimu

Be the type of person you want to meet.

Setiap kali saya berada dalam situasi di mana saya belum mendapatkan jawaban atas apa yang harus saya lakukan, maka saya akan bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan dilakukan oleh versi terbaik dari diriku ?”.
Seringkali kita akan mengetahui jawaban, atau langkah yang tepat ketika kita membuat pertanyaan seperti itu.
Buatlah pertanyaan dengan cara yang berbeda-beda, atau membingkai pertanyaan itu dengan banyak alternatif.

Ide saya pada cara ini adalah, jika saya terus melakukan apa yang versi terbaik saya akan lakukan, maka pada akhirnya saya akan menemukan versi terbaik dari diri saya.

2. Belajar bagaimana cara belajar

My life constantly under construction. There’s always something to improve.

Biasanya, ketika kita kesulitan mempelajari sesuatu, itu bukan karena kita bodoh, bisa jadi itu karena kita mengerjakan tugas dengan pendekatan, atau strategi yang salah.

Saya pernah tidak lulus pada ujian sertifikasi salah satu bahasa programming saat pertama kali saya mengambilnya dulu. Itu adalah campuran antara kesombongan dan teknik belajar yang salah. Antara waktu yang mepet, tidak mencatat hal-hal penting, dan merasa sudah menguasai materi hanya dengan cara mengingatnya.

Pada kesempatan ujian kedua kalinya, saya berhasil lulus dengan baik.

Perbedaan terbesar adalah, saya belajar bagaimana mengajar diri sendiri untuk menguasai materi itu.

3. Mempunyai rasa malu, disiplin dan keberanian

Your level of success is determined by your level of self-discipline and perseverance.

Rasa malu adalah salah satu hal terbesar yang membuat orang terus maju.
Bukan malu untuk gagal, tetapi malu jika kamu mengaku muslim, dan sudah berumur 30 tahun tapi belum bisa membaca Al Quran misalnya.

Jalan untuk menemukan kesuksesan juga harus dilalui dengan disiplin, dan keberanian.
Jika kamu lengah dari disiplin, maka sesungguhnya kamu sedang menghilangkan keberadaanmu. Sedangkan keberanian sangat dibutuhkan ketika kamu mengambil keputusan sendiri, yang bisa saja itu beresiko. Tetapi tanpa keputusan itu, kemajuan tidak akan bisa kamu dapatkan. Berani mengakui kesalahan dan memperbaikinya juga akan membuat banyak kemajuan dalam hidupmu.

4. Membuat keputusan menjadi tepat

Ini bukan tentang membuat keputusan tepat. Tetapi tentang membuat keputusan, lalu membuatnya menjadi tepat.

Keluar dari perguruan tinggi untuk mengejar impianmu bukanlah keputusan yang baik atau buruk saat kamu melakukannya. Itu menjadi keputusan yang baik atau buruk di bulan-bulan sesudahnya.

Jika kamu keluar agar bisa mempunyai lebih banyak waktu, berinvestasi dalam bisnis, belajar skill baru, dan membangun jaringan, mungkin itu akan menjadi keputusan yang bagus.

Tetapi jika kamu drop out kuliah, hang out dengan teman-temanmu, dan hanya berbicara kepada mereka tentang bagaimana kamu keluar dari perguruan tinggi untuk mengejar impianmu tanpa melakukan apa-apa, maka kamu membuat keputusan yang buruk.

Jadi, jika kamu bertanya-tanya apakah keputusan yang kamu buat pada saat ini benar, maka tanyakan pada diri sendiri apa yang perlu kamu lakukan untuk membuat keputusan yang kamu buat dalam hidupmu ini bisa bermanfaat. Kemudian kerjakanlah hal-hal itu untuk membuatnya menjadi keputusan yang benar.

5. Breakdown menjadi beberapa bagian

Perjalanan kaki seribu kilometer akan tercapai dengan langkah demi langkah kecil.

Kamu boleh saja mempunyai cita-cita yang tinggi, sebuah visi hebat yang membutuhkan perjalanan panjang dan lama. Tetapi, untuk mencapai kesana, kamu harus membaginya dalam beberapa etape perjalanan. Karena jika tidak, cita-cita itu hanya akan terus menjadi angan-angan, karena tidak akan pernah kamu kerjakan. Kamu bisa mengetahui bagaimana cara membuat tujuan, dan membagi-baginya disini.

Don’t compare yourself to others. Compare yourself to the person from yesterday. — Anonymous

Originally published at https://aansetianto.com on July 4, 2020.

--

--

Aan Setianto

Business and Technology Enthusiast | Love to learn and share inspiration