Apa Kebiasaan Para Orang Sukses Yang Mungkin Ada Pada Diri Anda ?

Aan Setianto
5 min readFeb 10, 2021

Siapapun Anda, baik seorang pengusaha, karyawan, profesional, pelajar atau bahkan pengangguran, kebiasaan Anda akan membentuk Anda dalam mencapai kesuksesan, atau sebaliknya akan menghalangi dan menahannya.

Kemampuan Anda dalam menangkap, mengolah, dan menggunakan informasi-informasi yang banyak berseliweran di sekitar kita, adalah andil pertama dalam pencapaian sukses Anda.

Dari informasi, kita mendapatkan pengetahuan. Pengetahuan inilah yang akan menyebabkan Anda mempunyai sesuatu untuk diyakini. Keyakinan sangat mempengaruhi sikap Anda. Kemudian, sikap akan membawa Anda ke dalam kebiasaan ( habits). Kebiasaan inilah yang akan mencerminkan perilaku (behavior) Anda.

Kebanyakan kita dibatasi oleh kebiasaan kita sendiri. Kita memiliki kebiasaan yang menahan kita, dan seolah itu tidak bisa dihentikan.

Tetapi bagi orang lain yang punya banyak kebiasaan baik, kesuksesan dan pencapaian tujuan akan lebih mudah direalisasikan. Dan hebatnya, itu berjalan secara otomatis.

Pribadi Anda Cerminan Dari Kebiasaan Anda

Faktanya, keadaan dan kualitas hidup Anda adalah cerminan langsung dari kebiasaan yang Anda miliki.

Kebiasaan baik akan mendorong Anda maju, sementara kebiasaan buruk yang mengganggu itu akan terus menahan Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan menyumbang hampir dari semua tindakan kita. Dari apa yang kita pikirkan, apa yang kita katakan, hingga apa yang kita lakukan, dikendalikan oleh kebiasaan-kebiasaan yang kita miliki.

Jadi, semakin Anda dapat fokus pada peningkatan kebiasaan Anda, maka akan semakin baik Anda dalam melakukan sesuatu. Seperti mengembangkan bisnis, menyelesaikan pendidikan dengan prestasi terbaik, menurunkan berat badan, mewujudkan keinginan, dan bahkan menghasilkan lebih banyak uang.

Membangun Kebiasaan

Mengembangkan kebiasaan baik membutuhkan kerja keras dan tidak terjadi hanya dalam semalam.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Phillippa Lally dan kawan-kawannya, sesuatu akan menjadi kebiasaan setelah dikerjakan minimal 2 bulan lamanya (66 hari).

Jadi, prinsip membangun kebiasaan adalah melakukan PENGULANGAN kondisi hingga minimal 2 bulan secara berturut-turut.

Kebanyakan kita, awalnya akan merasa berat, karena setiap hal pada dasarnya adalah lembam, sulit berubah. Namun setelah mencapai kondisi stabil, maka akan lebih mudah untuk bertahan, karena kita berada dalam kelembaman baru.

Penelitian juga menunjukkan bahwa perubahan kecil adalah cara terbaik untuk menerapkan kebiasaan apa pun ke dalam hidup Anda.

Bagaimana cara kerja membangun kebiasaan ?

Sederhana. Anda hanya perlu meluangkan waktu lima menit setiap hari pada minggu pertama, untuk menerapkan kebiasaan itu.

Hanya lima menit ? Iya.

Minggu berikutnya, lipat gandakan upaya Anda. Lakukan selama 10 menit untuk menerapkannya, dan lakukan hal itu terus setiap hari.

Sadarilah apa yang Anda lakukan. Tindakan berulang akan membantu memperkuat kebiasaan itu ke dalam hidup Anda.

Jangan menyerah jika Anda serius untuk menjadikan hal ini sebagai hal biasa dalam “ritual” harian Anda.

Catat kebiasaan-kebiasaan (baik dan buruk) Anda dengan cermat dalam daftar.

Ada berapa banyak kebiasaan baik pada daftar yang Anda miliki itu ?
Adakah kebiasaan buruk yang menghambat Anda untuk maju dalam hidup ?

Lakukan upaya optimal untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam mencapai impian Anda. Hilangkan kebiasaan buruk.

Kebiasaan Yang Akan Membuat Anda Menjadi Lebih Baik

Kebiasaan-kebiasaan ini, jika Anda melakukannya, akan menjadikan Anda menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam satu tahun ke depan.

Beberapa kebiasaan ini saya kelompokkan dalam kategori untuk memudahkan Anda dalam melakukannya, serta membantu Anda mengerti terhadap hasil yang Anda harapkan.

A. Kebiasaan Yang Meningkatkan Produktivitas

  1. Membuat dan menjalankan rutinitas pagi.
    Ciptakan rutinitas pagi yang mampu memberikan Anda peningkatan diri terbesar di hari itu. Misalnya, bangun sepertiga malam untuk shalat tahajud, lalu baca Quran sebelum shalat subuh. Jangan tidur lagi setelah shalat subuh, kemudian olahraga. Baru Anda lanjutkan dengan kegiatan selanjutnya.
  2. Menjalankan aturan 80/20.
    Ini juga dikenal dengann Prinsip Pareto. Aturan 80/20 menyatakan bahwa 80 persen hasil berasal dari 20 persen upaya. Misal dalam penjualan, ini berarti bahwa 80 persen penjualan berasal dari 20 persen pelanggan.
    Identifikasi bagian kecil dari upaya Anda yang menghasilkan hasil yang lebih besar, kemudian Anda tingkatkan skalanya.
  3. Membuat daftar tugas harian.
    Buat daftar tugas sederhana setiap hari dengan item tindakan yang akan membuat Anda semakin dekat dengan tujuan Anda.
  4. Mengidentifikasi tugas-tugas penting tetapi tidak mendesak.
    Dalam manajemen waktu, tugas yang penting tetapi tidak mendesak adalah yang akan membantu membuat Anda paling dekat dengan tujuan jangka panjang Anda.
  5. Mengetahui angka produktivitas.
    Luangkan waktu untuk melacak angka-angka produktivitas. Anda bahkan harus detil sampai ke satuan ukuran, misalnya rupiah, ons, gram, watt, atau satuan ukuran lainnya. Jika Anda melakukan ini, Anda dapat mengenali pola untuk membantu Anda menjadi lebih produktif.
  6. Melakukan review mingguan.
    Periksalah apa yang Anda capai di penghujung hari. Perhitungkan dan inventarisasi itu sehingga Anda bisa melihat kemajuan Anda.
  7. Mengabaikan yang tidak penting.
    Abaikan hal-hal yang menyia-nyiakan waktu Anda tetapi Anda cenderung terobsesi. Meskipun sulit pada awalnya, dengan latihan, itu menjadi lebih mudah.
  8. Istirahat yang cukup.
    Menurut studi ilmiah, istirahat sebentar dari mengerjakan tugas bisa membantu memperkuat produktivitas. Gunakan teknik Pomodoro.
  9. Memvisualisasikan hasil akhirnya.
    Visualisasi adalah “tool” yang sangat bagus dalam membantu Anda dalam mengatasi dan menyelesaikan hal-hal yang tampaknya tidak bisa dikerjakan. Hal ini membantu Anda menjadi lebih produktif sepanjang hari.
  10. Menghindari interupsi dan distraksi.
    Semua hal itu bisa memutus pemikiran yang sedang mengalir. Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan sekitar 25 menit untuk kembali lagi ke alur setelah kehilangan hal yang sedang Anda pikirkan.
  11. Bersyukur setiap hari.
    Kita sering memiliki banyak hal yang kita inginkan, tetapi biasanya kita tidak menghargai sampai barang itu hilang. Biasakan untuk menuliskan 10 hal yang Anda syukuri setiap hari, bahkan jika itu cuma seperti Anda bisa menggerakkan kedua tangan Anda hari ini.

Banyak dari item-item kebiasaan di atas mungkin tampak seperti hal yang biasa. Tetapi ketika Anda mencoba menggabungkan beberapa hal tersebut (yang saat ini tidak Anda lakukan secara rutin ke dalam rutinitas harian), Anda akan terkejut melihat seberapa besar dampak kebiasaan-kebiasaan baik “kecil” itu masuk dalam hidup Anda.

Pada kesempatan berikutnya, akan saya sampaikan kebiasaan-kebiasaan baik yang harus Anda lakukan pada ketegori finansial, menjalin hubungan keluarga, kesehatan dan kebugaran tubuh, mencapai tujuan, menjalin jaringan bisnis / pertemanan, membangun karir, berorganisasi, dan spiritual.

Join newsletter dan dapatkan ebook “Zero Procrastination — Bebas Dari Perilaku Suka Menunda” senilai Rp 479 Ribu secara GRATIS !!

Originally published at https://aansetianto.com.

--

--

Aan Setianto

Business and Technology Enthusiast | Love to learn and share inspiration