Cara Meningkatkan Semangat

Aan Setianto
5 min readAug 21, 2020

Saya beberapa kali mendapat pertanyaan, sekaligus permintaan nasehat dari beberapa orang, tentang bagaimana cara menjaga, atau bahkan meninggikan level semangat mereka, terutama pada masa seperti ini, ketika semua orang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah, kurang olahraga dan aktivitas fisik, sehingga terjadi burn out.

Burnout adalah istilah psikologi yang digunakan untuk menggambarkan perasaan kegagalan dan kelesuan akibat tuntutan yang terlalu membebankan tenaga dan kemampuan seseorang — Wikipedia

Mempertahankan tingkat energi dan semangat yang tinggi, selalu menjadi prioritas bagi saya, karena itu adalah komponen penting dari produktifitas. Tetap produktif lebih dari sekadar memiliki manajemen waktu yang baik.

Membangun Kebiasaan

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Phillippa Lally dan kawan-kawannya, sesuatu akan menjadi kebiasaan setelah dikerjakan minimal 2 bulan lamanya (66 hari tepatnya). Jadi, prinsip membangun kebiasaan adalah melakukan PENGULANGAN kondisi hingga minimal 2 bulan secara berturut-turut.

Kebanyakan orang, awalnya akan merasa berat, karena setiap hal pada dasarnya adalah lembam, sulit berubah. Namun setelah mencapai kondisi stabil, maka akan lebih mudah untuk bertahan, karena kita berada dalam kelembaman baru.

Misalnya, mereka yang sudah biasa shalat 5 waktu berjamaah tepat waktu di masjid, pasti merasa gelisah bila luput shalat. Mereka yang sudah biasa tahajud, pasti merasa tak nyaman ketika luput tahajud.

Demikian pula dengan kesehatan, jika ingin selalu bugar, cara terbaik adalah melakukan olahraga yang Anda sukai (mulai dari yang ringan dan fun) selama minimal 2 bulan berturut-turut.

Setelah menjadi kebiasaan, semuanya akan berjalan ringan.

Stabilkan Dulu Baru Tingkatkan

Segala sesuatu tidak bisa ditingkatkan, jika ia belum berada di titik stabil, yaitu suatu keadaan yang menetap dalam suatu ukuran rentang waktu tertentu, misalnya satu tahun.

Maka, lakukan kebiasaan-kebiasaan yang ingin Anda tingkatkan, secara terus-menerus, sehingga mencapai titik stabil terlebih dulu. Setelah itu, barulah Anda bisa meningkatkan ke level berikutnya.

Prinsip ini juga bisa berlaku jika Anda ingin meningkatkan level keahlian.

7 Kebiasaan Untuk Meningkatkan Energi Dan Semangat

Inilah beberapa kebiasaan yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun, yang telah membantu saya menghemat dan mempertahankan tingkat energi saya agar selalu bersemangat :

1. Tidur lebih awal, bangun lebih awal.

Kurang tidur menyebabkan penurunan kinerja mental Anda secara terus menerus.
Mungkin Anda sudah tahu hal ini, tetapi saya akan menekankan sekali lagi, betapa besar perbedaannya ketika Anda cukup tidur. Ini adalah fondasi energi dan semangat Anda.

Bangun lebih pagi, banyak sekali manfaatnya. Anda akan lebih bugar, sehat secara mental, dan menjadi lebih produktif.

Anda bahkan bisa googling kebiasaan para leader dunia, dan orang-orang yang terkenal hebat, pasti akan Anda dapatkan salah satunya adalah mereka mempunyai kebiasaan tidur lebih awal, dan bangun lebih pagi. Riset juga telah membuktikan hal ini.

Saya sendiri tidur jam 21.00–22.00, dan bangun pagi jam 03.10, hampir setiap hari, kecuali ada keadaan tertentu (yang itu tidak banyak terjadi).

Jadi cobalah untuk memiliki jadwal tidur yang tetap, dan patuhi itu.

2. Olahraga

Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk berolahraga. Anda hanya perlu berolahraga “cepat” selama 30 menit setiap hari. Anda bahkan dapat memecah 30 menit itu menjadi 2 sesi pendek yang terdiri dari 15 menit. Juga tidak perlu ke gym. Itu bisa berupa latihan fitness sendiri di rumah. Saya sendiri memanfaatkan treadmill, dan menggunakan aplikasi 8Fit untuk membantu saya harus melakukan gerakan apa

Sekali lagi, ini adalah sesuatu yang saya jalani. Olahraga adalah investasi jangka panjang dalam membangun dan mempertahankan tingkat energi dan semangat.

Memang mudah untuk menghentikan kebiasaan ini sebentar dengan banyak alasan, tetapi seiring waktu, Anda justru akan mengurangi kebugaran Anda secara keseluruhan. Akibatnya akan membuat Anda lebih sulit untuk bisa berpikir jernih, dan sulit untuk tetap selalu terjaga sepanjang hari.

3. Tetapkan niat Anda sehari sebelumnya.

Semangat seringkali berkaitan dengan momentum. Langsung memulai bekerja dengan giat, akan mengatasi penundaan agar bisa terus bekerja sepanjang hari. Sebaliknya, memulai bekerja dengan lambat, karena belum tahu apa yang akan dikerjakan, malah akan memungkinkan Anda untuk “berjuang” melawan impulse dan distraksi Anda sendiri, membuang-buang energi untuk hal-hal yang tidak produktif.

Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan menetapkan niat yang sangat jelas tentang bagaimana hari Anda akan berjalan, terutama di awal, malam sebelumnya. Memvisualisasikan niat ini, menuliskannya ke dalam jadwal Anda, akan membuat Anda bisa langsung bekerja, secara otomatis setelah bangun tidur.

4. Mempunyai tujuan

Hidup tanpa tujuan, ibarat kapal yang berlayar tanpa kompas.

Anda harus mempunyai tujuan hidup. Itu akan berlaku seumur hidup Anda. Tujuan yang jelas, jangka panjang, kemudian di breakdown dalam tujuan-tujuan kecil jangka pendek. Anda bisa membaca ulang caranya disini.

Bagaimana Anda “membingkai” tujuan-tujuan itu sehingga berdampak besar pada motivasi Anda.
Apakah ini sesuatu yang harus Anda lakukan ?
Apakah itu tantangan yang mengasyikkan ?
Tujuan, akan menyegarkan dan mengingatkan diri Anda sendiri tentang inspirasi Anda. Mengapa Anda memulai jalan ini dan apa yang ingin Anda capai ?

Lalu, Anda bisa berfokus pada apa yang Anda inginkan, agar memiliki energi dan semangat untuk menyelesaikannya.

5. Membaca

Reading takes you where you want to go, faster. A lot faster

Membaca setara dengan latihan beban di otak. Anda tidak harus mengangkat banyak beban, tetapi Anda harus berlatih secara teratur dan Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa.

Salah satu manfaat besar membaca buku tidak hanya memberi Anda ide dan informasi. Melainkan untuk memperkuat mentalitas yang sering terjadi di tingkat bawah sadar pikiran Anda. Buku terbaik bukanlah buku yang mengajari Anda tentang fakta, tetapi buku yang secara halus mengubah seluruh pola berpikir Anda.

Jika Anda tidak suka membaca buku, sekarang saat yang tepat untuk memulainya.

6. Selaraskan hidup Anda

Kebiasaan ini bukanlah proses satu-dua kali, tetapi upaya terus menerus dan berkelanjutan, untuk membawa berbagai elemen pada kehidupan Anda, keluar dari persoalan, dan menyelaraskan satu sama lain.

Ini karena, banyak energi yang terbuang percuma karena berbagai hal di kehidupan kita, baik itu internal maupun eksternal, yang saling bertentangan. Jadi, penting untuk meluangkan waktu, mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan dalam hidup Anda.

Terkadang hal itu bisa dilakukan dalam jangka pendek, dengan melakukan perubahan segera. Tetapi terkadang, diperlukan rencana jangka panjang untuk keluar dari lingkungan yang buruk, lingkaran sosial, atau hal-hal yang membuat Anda tertahan untuk menyeleraskan hidup.

Bagi saya, hijrah ke tempat dan lingkungan baru yang lebih baik, membuat saya bisa lebih bersemangat untuk menyelaraskan hidup .

7. Bersyukur di setiap keadaan

Alhamdulillah ala kulli hal. Segala puji hanya milik Allah atas setiap keadaan

Bersyukur harus menjadi kebiasaan yang selalu tertanam di benak dan hati kita. Bahkan ketika kita mendapatkan musibah, cobaan, atau situasi seperti saat terjadi pandemi seperti sekarang ini. Selalu ada jalan keluar, dan selalu ada hikmah besar dibaliknya.

Kita mungkin hanya tahu berbagai nikmat atau rezeki yang ada di hadapan kita, seperti rumah yang mewah, mobil yang bagus, gaji yang besar, dll. Padahal nikmat atau rezeki itu ada 3 macam. Pertama, adalah nikmat yang nampak di mata kita, seperti contoh tadi. Kedua, adalah nikmat yang kita harapkan kehadirannya, misalnya kita berharap nanti hidup berkecukupan, mendapatkan anak, atau jodoh yang baik, dll. Ketiga, adalah nikmat yang sering tidak kita rasakan, bahkan kita lupakan, seperti nikmat sehat, nikmat waktu luang, teman-teman yang baik, keadaan aman / damai, dll.

Mengetahui bahwa semua keadaan yang menimpa kita sudah ditakar sesuai kemampuan kita, lalu bersyukur atasnya, akan membuat energi kita tidak terbuang percuma hanya untuk meratapi keadaaan, dan kita akan selalu bersemangat menjalani hidup.

Jadi, setelah mengetahui cara membangun, meningkatkan, dan mempertahan tingkat semangat Anda, silakan luangkan waktu minggu ini untuk memikirkan hal-hal yang menguras energi dan semangat Anda, dan hal-hal yang benar-benar ingin Anda prioritaskan untuk dilakukan.

Berharap Anda bisa mengambil manfaat dari pengalaman saya.

Originally published at https://aansetianto.com on August 21, 2020.

--

--

Aan Setianto

Business and Technology Enthusiast | Love to learn and share inspiration