Melewati Krisis Dan Keluar Sebagai Pemenang

Aan Setianto
6 min readMay 16, 2020

Badai corona belum menunjukkan tanda akan berakhir. Memporak-porandakan kenyamanan. Mereset banyak pencapaian. Menyisakan banyak krisis. Hampir semua kegiatan di banyak sektor melambat, bahkan berhenti secara dramatis. Dunia sudah tidak seperti dulu.

Tapi kehidupan kita harus terus berlanjut. Setiap perubahan harus dimasukkan, dikalkulasi dengan teliti, sebelum rencana kembali di start ulang. Paling penting, kita harus selalu punya keyakinan positif.

Setiap segala sesuatu itu punya waktu, susah dan senang dipergilirkan, seperti siang ketemu malam, dan pada setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Saya akan melihat dari perspektif mental dan karakter individu dalam menghadapi krisis ini. Siapa mereka yang akan semakin terpuruk, dan siapa mereka yang akan berhasil melalui badai, dan berjaya.

Bagi sebagian orang, krisis seperti ini membuat semangat turun, kinerja rendah, dan menjadikan alasan untuk tidak optimal. Mereka akan menunggu tanpa melakukan inisiatif apapun, berharap keadaan menjadi sama seperti sediakala. Mereka menunggu nasib, membuang waktu percuma, menunggu dengan melakukan hal yang sia-sia. Tidur-tiduran, nonton acara hiburan berlarut-larut, main game bisa berjam-jam, dan semua hal yang tidak membuat diri mereka meningkat.

Ciri para pecundang

Siapakah mereka yang menghabiskan hidupnya dengan hal sia-sia ?
Mereka adalah :

  • Orang yang tidur kapanpun mereka mau, bangun juga kapanpun mereka mau. Tidur seharian, bangun jam 10 malam dan tidur lagi setelah jam 1 pagi.
  • Orang yang bisa seharian memainkan game di handphone/laptop nya karena tidak tahu harus melakukan apa.
  • Orang yang tidak pernah melakukan apapun yang membutuhkan upaya jangka panjang, alias tidak punya visi. Mereka tidak tahu harus melakukan apa di masa depan, tapi tidak berusaha mencari tahu. Mereka hanya melakukan apa yang orang lain minta dari mereka.
  • Orang yang waktunya banyak terbuang untuk membuat daftar apa yang harus dilakukan tapi hanya beberapa yang selesai dikerjakan. Merasa selalu sibuk tapi tidak bisa menyelesaikan apapun.
  • Orang yang biasanya berkeinginan besar, tapi mudah menyerah dengan banyak alasan seperti, “aku tidak bisa melakukannya, karena aku tidak punya A, B, C…Z”.
  • Orang yang ketika mendapat tugas yang sedikit kompleks, maka akan langsung berpikir, “Aku tidak bisa”, dan melewatkannya, alih-alih berpikir, “Bagaimana aku bisa menyelesaikannya? Kenapa orang lain bisa tetapi aku tidak ?”
  • Orang yang tidak disiplin terhadap waktu, janji, menaati peraturan. Tanpa alasan yang bisa diterima, mereka dengan sengaja melanggarnya.
  • Orang yang selalu menghakimi orang lain, dan menganggap diri sendiri selalu baik.
  • Orang yang dengan mudah berkomentar orang lain sangat pemalas tapi jika mereka yang begitu, maka itu tidak jadi masalah.
  • Orang yang selalu sempat memberi komentar pada sosial media seolah-olah ia tahu segalanya, tapi tidak ada capaian yang berarti pada hidupnya.
  • Orang yang tahu dirinya berperilaku jelek, tapi sama sekali tidak berpikir bahwa mereka sudah melakukan kebodohan.

Jika Anda punya satu saja dari ciri-ciri di atas, Anda masih punya kesempatan sekarang untuk memperbaikinya, atau Anda akan semakin tenggelam lebih dalam karena krisis ini.

Anda hari ini adalah buah perilaku-perilaku Anda sebelumnya. Keadaan hidup Anda saat ini adalah hasil perbuatan Anda di masa lalu.

Kebiasaan para pemenang

Saya dan Anda kemungkinan besar akan sepakat bahwa kita harus belajar dari apa yang pernah kita lakukan, memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi. Untuk meraih sukses, menjadi seorang pemenang.

Jika kita hari ini masih sama dengan kita sebulan lalu, itu berarti bahwa kita menempatkan diri bersama dengan orang kebanyakan. Orang yang biasa-biasa saja.

Mental seorang pemenang itu dibangun di atas kebiasaan-kebiasaan baik, dan penuh perjuangan.

Inilah yang biasa dilakukan seorang pemenang. Orang yang akan sanggup melewati banyak badai dalam hidup, dan bahkan menjadi bagian dari 1% orang yang akan mengendalikan 99% orang lainnya.

1. Tidak pernah mengikuti kerumunan

Jika Anda ingin sukses, lihat apa yang dilakukan oleh rata-rata orang, lalu lakukan yang sebaliknya. Jangan menjadi orang kebanyakan. Jangan berjalan dengan kecepatan biasa saja. Orang biasa itu selalu malas. Meskipun misalnya Anda dilahirkan sebagai orang biasa, belajarlah untuk melakukan hal-hal luar biasa, maka Anda akan mencapai hasil yang luar biasa.

Kenalilah diri sendiri, dan pahami masa depan Anda. Tetapkan goal, lalu usahakan meraihnya. Jalan menuju kesuksesan itu terjal dan berliku, hanya sedikit orang yang bisa melaluinya. Mulailah hari Anda dengan lebih awal, bangunlah sebelum orang lain. Beberapa hal hanya ada untuk mereka yang terbiasa bangun pagi, dan beberapa hal hanya terjadi ketika subuh.

2. Menerima perubahan

Perubahan adalah bagian dari kehidupan. Apalagi di dunia yang didorong oleh kemajuan teknologi, perubahan menjadi semakin cepat. Disrupsi diri Anda sendiri sebelum perubahan mendisrupsi Anda.

Perubahan belum tentu membawa kesuksesan. Tapi tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai tanpa adanya perubahan

Agar mudah berubah, inilah yang harus Anda lakukan dan latih setiap hari, secara jangka panjang :

  1. Mengubah cara pikir/sudut pandang
  • Selalu melihat kejadian / orang lain dari sisi positif atau sisi baiknya
  • Selalu mengambil hikmah positif dari suatu kejadian

2. Mengubah cara kerja menjadi lebih produktif dengan cara :

  • Dipercepat, persingkat waktu kerja Anda
  • Dihilangkan, buang dari daftar pekerjaan, hal yang tidak perlu
  • Digabungkan, menyatukan beberapa hal dalam satu kali kerja

3. Mengubah sikap dan perilaku

  • Jangan melakukan korupsi jam kerja
  • Menyelesaikan tugas sesuai tenggat
  • Disiplin kerja tinggi
  • Mau bekerjama dengan siapapun
  • Sopan dalam berkomunikasi dengan siapapun

4. Mengubah kemampuan dalam pengelolaan emosi

  • Mampu bekerja dalam situasi tekanan tinggi
  • Mampu bekerja dengan tingkat perubahan yang sangat dinamis

5. Mengubah fleksibilitas

  • Menyikapi ketidakpastian dunia kerja
  • Menyesuaikan dengan keputusan yang tiba-tiba berubah
  • Mampu fleksibel saat diberi tugas yang bukan tugas kita, diberi tugas mendadak (padahal tugas lain masih menumpuk), diminta kerja lembur

Badai corona ini telah merubah banyak hal. Jika Anda tidak bisa menerima dan berdamai dengannya, kemungkinan besar Anda akan terpuruk.

3. Keluar dari zona nyaman

Jika Anda adalah seorang pemenang, zona nyaman adalah zona kematian. Karena semua yang Anda inginkan, semua yang ingin Anda capai, berada di luar zona nyaman Anda. Jangan pernah berhenti untuk selalu “memaksakan diri”.

Jangan biarkan tubuh Anda merasa nyaman. Kerjakanlah sesuatu, itu akan membawa Anda menjadi semakin matang dan terlatih. Memanjakan tubuh Anda, justru akan mempercepat tubuh Anda menjadi tua. Keberhasilan adalah sesuatu yang harus Anda “paksakan”. Tidak ada seorang pun akan memberikannya kepada Anda secara gratis.

Krisis ini memaksa Anda keluar dari zona nyaman. Jika Anda sudah terbiasa, maka semua akan baik-baik saja.

4. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh

Jagalah kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. Lakukan hal-hal berikut ini untuk membuat Anda tetap sehat dan bugar :

  • Mandi dengan air dingin setiap hari. Ini akan membangkitkan dan mempertajam indera-indera Anda, membuat otak Anda waspada, dan mendorong tubuh Anda melampaui batas.
  • Paksa tubuh Anda untuk melakukan olahraga dengan teratur. Ini akan meningkatkan kesehatan otak, menghasilkan ide dan solusi baru, meningkatkan hormon-hormon baik, membuat Anda selalu bergairah, dan tidak mudah lelah.
  • Selalu makan dengan makanan yang halal dan bergizi, serta cukup tidur. Itu akan membuat Anda tetap sehat dan bahagia.

Anda tidak bisa bertahan dari badai ini jika tubuh Anda loyo. Anda tidak bisa meraih keberhasilan tanpa tubuh yang sehat. Percuma Anda meraih kesuksesan tapi tubuh Anda menderita karena sakit.

5. Selalu meningkatkan ilmu dan pengetahuan

Saat Anda berhenti belajar, Anda berhenti tumbuh. Ketika Anda berhenti tumbuh, Anda mulai sekarat. Rahasia kesuksesan tersembunyi di kitab suci, hadits, buku-buku dan kearifan orang-orang terdahulu. Namun kebanyakan orang tidak suka membaca buku, maka tidak heran, hanya sedikit orang yang berhasil.

Para pemenang mengumpulkan kebijaksanaan. Pecundang mengumpulkan harta benda.

Hanya mereka yang punya ilmu dan pengetahuan, yang mampu mengatasi kesulitan di saat krisis ini dengan cara yang benar, tidak panik, dan tidak menjadi depresi.

6. Berkumpul dengan teman-teman yang baik

Anda akan menjadi seperti orang yang paling banyak Anda habiskan waktu bersamanya.
Kesuksesan itu menular. Ikuti 5 orang sukses, dan Anda akan menjadi bagian dari mereka. Jika Anda ingin mengenal orang yang sukses, perhatikan percakapan mereka. Orang-orang sukses menarik kesuksesan. Sukses menarik orang-orang sukses.

Ingat, elang tidak terbang dengan merpati. Singa tidak berkumpul dengan domba.

Pada situasi sulit, adalah saat mengetahui siapa teman Anda sebenarnya. Jika Anda bergaul dengan teman-teman yang benar, mereka dan Anda akan saling menguatkan, dan mengatasi krisis ini bersama-sama.

Krisis adalah ujian untuk naik ke tingkat selanjutnya

We don’t grow when things are easy; we grow when we face challenges

- Anonymous

Anda kini sudah tahu ciri pemenang dan pecundang.
Pada setiap akhir ujian, akan lahir seorang pemenang. Mereka mempunyai mental yang sangat kokoh. Mereka tidak suka mengikuti seseorang atau diam pasif saat sesuatu terjadi. Mereka akan keluar untuk menguji diri mereka sendiri. Sama seperti pedang yang harus dipukul ratusan kali agar tajam dan kuat, mereka telah mengembangkan mental mereka yang kuat dengan menguji batas mereka berulang-ulang kali, dan mereka bahkan sengaja menempuh tantangan yang lebih berat, sehingga mereka dapat menguji diri mereka lebih banyak lagi.

Milikilah kebiasaaan para pemenang, buang karakter pecundang, maka krisis ini tidak cuma akan terlewati, tetapi Anda akan berada di depan, sebagai pemenang.

Originally published at http://aansetianto.com on May 16, 2020.

--

--

Aan Setianto

Business and Technology Enthusiast | Love to learn and share inspiration