Meluruskan Tujuan Hidup

Aan Setianto
4 min readAug 1, 2020

Mungkin saat ini diantara Anda sedang merasa baik-baik saja dalam menjalani hidup. Beberapa yang lain mungkin merasa bahwa ada yang salah dan perlu diperbaiki. Parameternya bisa jadi berbeda, tergantung pemahaman Anda.

Pemahaman seseorang akan kehidupan (di dunia), paling tidak ditentukan oleh faktor orangtua, keluarga, pendidikan (sekolah), dan lingkungannya. Beberapa faktor itulah yang memberinya dua norma utama pembentuk pola hidup seseorang, yaitu norma agama dan norma sosial. Sehingga, jikalau mereka punya tujuan dalam hidup, tentu masing-masing orang tidak akan sama. Tetapi pada kenyataannya, banyak orang yang mungkin malah tidak mengetahui apa tujuan hidupnya.

Hidup tanpa tujuan, ibarat kapal yang berlayar tanpa kompas.

Saya tidak sedang berusaha menggurui Anda dalam menjalani hidup. Itu milik Anda sendiri. Saya hanya akan sedikit berbagi beberapa hal tentang hidup, yang semoga bisa memberi inspirasi.

Visualisasikan Prioritas Anda

Tantangan ini akan membantu Anda untuk mengetahui prioritas hidup Anda saat ini. Beberapa pertanyaan mudah, tetapi membutuhkan kejujuran Anda dalam menjawabnya. Anda hanya perlu bertanya kepada diri sendiri, menjawab untuk diri sendiri, dan jangan berbohong kepada diri sendiri.

  1. Silakan ambil selembar kertas, dan gambarlah dua kolom. Pada header nya, di kolom kiri tulis “WAKTU”, di kolom kanan tulis “UANG”.
  2. Selanjutnya, pikirkan dan ingat-ingat bagaimana kebiasaan Anda menghabiskan waktu setiap hari, dan untuk apa uang Anda dikeluarkan dalam sebulan.
  3. Tuliskan hal itu di setiap kolom. Sekali lagi, jangan menipu diri sendiri !
  4. Sekarang, lakukan analisa kemana uang Anda keluar setiap bulan. Mengapa Anda menghabiskan uang itu?
  5. Selanjutnya, analisa bagaimana waktu Anda dihabiskan. Apakah habis untuk keluarga? Kerja? Berolahraga ? Hiburan ? Televisi ? Game ? Media sosial ? Membaca ? Menulis ? Belajar ? Ibadah ?

Setelah Anda tahu prioritas ini, sekarang terserah Anda. Tetap pada tujuan sekarang, meluruskannya, atau menetapkan tujuan hidup, jika Anda belum memilikinya.

Setiap Orang Punya Makna Hidup

Saya akan menuliskan secara random tentang hidup yang bermakna. Anda kemudian bisa mengambilnya sebagian atau semuanya, sebagai pengingat, atau sebagai bekal dalam perjalanan hidup Anda.

#1

  • Tujuan hidup adalah beribadah kepada Allah, Pencipta seluruh alam.
  • Manusia adalah pemimpin bagi dirinya sendiri, bertanggung jawab menjaga keberlangsungan hidupnya, dan alam sekitarnya.
  • Jika Anda seorang muslim, maka wajib menuntut ilmu dien dan meneruskannya.
  • Dunia adalah tempat kehidupan yang menipu.
  • Semuanya sementara, termasuk diri Anda sendiri.
  • Percayalah pada diri sendiri terlebih dahulu, sebelum Anda meminta orang lain untuk mempercayai Anda.
  • Kesuksesan Anda tidak ditentukan oleh latar belakang di mana Anda dilahirkan atau dimana Anda bersekolah, tetapi ditentukan oleh seberapa banyak self-education yang Anda putuskan untuk Anda berikan kepada diri sendiri.
  • Pelajaran terbesar dalam hidup tidak diajarkan di sekolah, tetapi dari teman-teman dan musuh Anda.
  • Belajar harus konsisten seperti bernafas atau makan. Jika Anda berhenti belajar, otak Anda juga mengalami reses, dan mati.
  • Jangan berjuang untuk mencari uang. Berjuanglah untuk bahagia. Uang mengikuti kebahagiaan. Kebahagiaan tidak mengikuti uang.

#2

  • Anda adalah seorang yang beruntung jika dapat menemukan seseorang yang benar-benar bisa Anda percayai.
  • Hidup tidak lain adalah serangkaian naik dan turun. Turun sama pentingnya dengan naik.
  • Jika Anda menolak dalam perjuangan hidup, maka Anda akan menderita depresi. Jika Anda menyerah pada perjuangan hidup maka Anda akan tenggelam.
  • Lupakan masa lalu, seperti Anda lupa bahwa Anda pernah meludah.
  • Kesalahan harus menjadi guru terbaik Anda. Bukan seperti hukuman mati.
  • Jangan langsung membidik tujuan terakhir Anda. Bidiklah untuk mengatasi tantangan selanjutnya.
  • Jangan takut gagal. Anda tidak akan pernah mengerti kesuksesan jika Anda tidak pernah merasakan kegagalan.
  • Jangan berusaha untuk menjadi sempurna di dunia yang tidak sempurna. Berusaha keras lah untuk menjalankan semuanya dengan sempurna.
  • Bakat tidak akan membawa Anda ke mana pun tanpa kerja keras, kegigihan, dan tekad.
  • Tanpa seorang mentor dalam hidup, seseorang dapat dengan mudah menyerah pada hal-hal yang konyol.

#3

  • Masa depan Anda diciptakan oleh apa yang Anda lakukan hari ini, bukan besok.
  • Anda hanya akan mendapatkan dari hidup dari apa yang berani Anda usahakan.
  • Anda tidak akan pernah puas dengan apa yang Anda miliki, sampai Anda mati.
  • Keserakahan mendorong perekonomian, dan perekonomian mendorong ketamakan.
  • Memiliki banyak teman tidak menjamin kebahagiaan Anda.
  • Teman baik Anda bisa menjadi orang pertama yang mengecewakan Anda, ketika Anda mengalami kesulitan.
  • Uang bukan segalanya, tetapi hampir semuanya membutuhkan uang.
  • Setiap orang adalah egois, melakukan hal-hal yang buruk tetapi tidak menunjukkannya.
  • Hargai diri Anda terlebih dahulu sebelum Anda meminta orang lain untuk menghargai Anda.
  • Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

#4

  • Anda ditentukan oleh apa yang Anda ketahui, bukan oleh apa yang Anda punyai.
  • Melakukan adalah lebih baik daripada berpikir.
  • Memaafkan adalah gunung yang paling sulit untuk didaki.
  • Anda menentukan kehidupan yang ingin Anda jalani, bukan orang lain.
  • Beberapa orang sama sekali bukan jodoh Anda, dan beberapa orang lagi tidak pernah “dirancang” untuk menjadi teman Anda.
  • Terkadang hal buruk terjadi pada orang baik.
  • Pendidikan bukanlah kunci kesuksesan. Mengetahui cara menggunakan pendidikan adalah kunci kesuksesan.
  • Orang-orang yang mengelilingi Anda, mendefinisikan siapa Anda, dan apa yang mereka pikirkan, katakan atau yakini, “menginfeksi” Anda.
  • Pikiran optimis itu ibarat sungai yang menembus batu dan gunung.
  • Kebodohan adalah “penyakit” yang mencuri impian orang.
  • Kemiskinan pada pikiran lebih buruk daripada kemiskinan materi.
  • Misi paling sulit di dunia adalah fokus pada impian Anda, tugas paling mudah adalah mengeluh.
  • 90% hidup kita dihabiskan untuk hidup bersama orang lain, hingga kadang lupa siapa kita sebenarnya.
  • Jangan pernah menganggap remeh hidup Anda. Banyak orang bermimpi untuk memiliki hidup Anda.
  • Jika hidup tidak memiliki arti, Anda tidak akan membaca ini.

Originally published at https://aansetianto.com on August 1, 2020.

--

--

Aan Setianto

Business and Technology Enthusiast | Love to learn and share inspiration